Home

Kali Krukut saat proyek pelebaran garis sempadan sungai. Foto diambil dari Jembatan Rengas, 2015.

CATATAN

Akamsi Senopati



dari Warung ke Warung

“Di Poncol, setiap rumah punya warung, siapa jadi pembelinya?“ tanya kawan dari Pejompongan. Padahal, meski berhimpit, setiap warung punya kekhususan. Dari Kebalen, Maya melanggan warung Adwa dan warung Aceh. Di Poncol, dua warung ini terletak berseberangan, dan punya dagangan sama tanpa selisih harga. Bedanya, warung Aceh, boleh belanja via WhatsApp, kalau transaksi mencapai 80 ribu,Continue reading “dari Warung ke Warung”

Ayam

Sepanjang hidup bersama mama, ada dua periode pendek memelihara ayam. Salah satunya, saat ia berumur 50 tahun. Ayam-ayam itu hidup sekitar setahun sampai datang banjir besar. Sebagian mati karena kami tak sempat memindahkan mereka ke loteng. Tapi, yang sudah berada di loteng, ada yang mati karena musang. Saya bayangkan dialog jelang kematian mereka, baik sebelumContinue reading “Ayam”

Cari Duit ala Bocah

Kala Gang Puspa masih eksis, Malik punya banyak aksi. Antaranya, menyewakan payung. Kalau hujan sore-sore, ia pergi ke gedung LIPI. Targetnya, pegawai yang berjalan ke halte Telkomsel atau yang akan naik jembatan penyeberangan. Tarifnya, tak pernah dipatok, tapi yang pelit memberi 50 perak, sementara tertinggi 500 rupiah. Penghasilan Malik dan teman-teman selalu melebihi 10 ribuContinue reading “Cari Duit ala Bocah”

Berlangganan!